Senin, 26 Agustus 2013

Lost



tak kuingat lagi getar suaramu
senandungmu kini tak lagi syahdu
kau pergi begitu saja dan berlalu
maka biarkan semua kini membisu

jangan pernah mencariku
walau di sudut paling kelam
mengerang pun kau takkan mampu
karena aku telah melupakanmu


Dps26082013

Minggu, 25 Agustus 2013

MALAM BERDENYUT


malam berdenyut di dadaku
mendebarkan setiap impian

masih kuingat bau tubuhmu
menyimpan kerinduan
ketika kau merengkuhku
dan kurebahkan kepalaku

pada dadamu yang bidang
pada setiap helaan napasmu
aku berdiang dalam kedamaian

malam pun terasa begitu panjang
dan tak ingin kulepaskan
meskipun dalam serentangan waktu
sebelum seluruh kisah kita tuangkan

malam, kini telah menjelma impian
dalam sebuah ruang yang nyata

(di sana kita selalu bersama... )

 
Denpasar25082013-ilustrasi:na

Jumat, 23 Agustus 2013

DI BAWAH TERIK MATAHARI



siang yang memanggang seluruh percakapan
masihkah dapat kurasakan kesejukan bisikanmu
hingga aku dapat menyiangi diriku
dan menedukan seluruh perasaan dari puisimu

kata-kata seperti imajinasi liar yang membakar
dari semak-semak belukar yang terhampar
dan aku seperti ular yang mendesis dari
liang-liang persembunyian mencari hakikat makna

tapi di sana, aku menyaksikan orang-orang
hanya menyemburkan birahi yang melepuh oleh
hasrat yang tertunda karena tak dapat meneduhkan
impian mereka di selangkangan waktu


Denpasar24082013- ilustrasi : google

Kamis, 22 Agustus 2013

Jangan Berpaling




dan aku merengkuhmu
ke dalam dadaku
kau tahu setiap debarku
selalu menyebut namamu

jangan berpaling dariku
akan kubisikan semua kisah
perjalananku yang terluka
ketika aku berpaling darimu

aku tersesat dalam impian
kesepian yang panjang
aku hanya dapat menggapai
serpihan-serpihan bayangmu

tapi kini kita kembali bersatu
di selangkangan malam
untuk mengerangkan kembali
semua bisikan yang hilang


Denpasar23082013- ilustrasi : google

VISUM ET REPERTUM PUISI



 siapa yang dapat melahirkan takdir
 apakah lelaki atau perempuan
 dari rahim seorang perempuan

 jutaan sperma imajinasi yang kau
 semburkan dalam ruang oogenesis
 tak pernah menjadi ovum bermakna
 karena hidup dan mati
 pada detik yang sama
 tanpa menempuh perjalanan waktu

 siapa yang dapat melahirkan takdir
 dari kepedihan dan kebahagiaan
 di puncak-puncak orgasme

 semburan kata dari rahim imajinasi
 tak dapat melahirkan makna hanya
 dari sebuah ruang otopsi
 sebagai visum et repertum
 jenis kelamin sebuah puisi

 siapa yang dapat melahirkan takdir
 dari sebuah kata menjadi sebuah makna
 sebagai sebuah peristiwa bahasa

 pada lekuk keperempuanku
 rahim peradaban dan sejarah
 telah menentukan jalannya sendiri
 di mana takdir itu digariskan
 tak dapat kau bisikan atau erangkan
 dengan sebuah mantera sekalipun
 untuk sekedar mengingkarinya



Dps2308013- ilustrasi: na

Imaji Yang Genap


kecuplah makna di pucuk-pucuk senjaku
kulumlah warna jingganya dengan gairah
rengkuhlah mentari agar sajak-sajakmu
penuh dilaburi cahaya yang merona

jika jiwaku gasal maka genapilah
hingga seluruh bahtera dapat mengarungi
janji yang kau tumpahkan di laut kebebasan
di sana imajimu akan berlayar menembus
batas ruang dan waktu yang tak terhingga

dan kau bersemayam di rahim cakrawala
yang kelak melahirkan anak-anak sajak
hingga berjejak dan menggaris di telapak
tangan yang selalu terbuka untuk menjamah
setiap impian untuk menjadi kenyataan



dan kuyup oleh gerimis
yang menjelma menjadi hujan badai
yang kita arungi dengan penuh gelora
dan lebur di dalamnya,
menjadi makna yang tak terhingga



Denpasar22082013