Jumat, 20 Mei 2016

BATAS PANDANG


apakah hanya laut yang berkisah tentang ombak,
pada garis pantai dan cakrawala
apakah hanya para pelaut yang berkisah tentang
ikan-ikan dan bau garam di udara
perjalanan penuh petualangan


aku seringkali menatap begitu jauh
melampaui batas tatapan
meninggalkan jasadku termangu
di mana waktu yang membentang
membuaku menyusuri rajah tangan sendiri

selalu memang ada yang datang
juga ada yang pergi
selalu memang ada kenangan
juga ada yang untuk dialpakan
agar aku tetap dapat bertahan

seperti ombak menggulung ke pantai
dan terurai di atas pasir
sejauh perjalanan melepaskan diri
terdampar juga dalam kesetiaan, tak perduli
menjadi cangkang kerang atau karang



Denpasar 20 05 2016 - ilustrasi : google

Kamis, 19 Mei 2016

CEPAT SAJI

kau seperti sayur asem
di bawah matahari terik
kunikmati dengan ikan asin
dicolek dengan sambal terasi
dengan nasi putih mengepul


tapi kau masih bertanya juga tentang jengkol
tumis kangkung dan pete
untuk disajikan pada hari-hari berikutnya
seperti menyajikan mimpi di warung tegal

kau pun berkisah tukang gado-gado
mengulek pinggulnya di ujung gang
sambil mendengarkan irama dangdut
dari getjet kreditan yang tertunggak

hidup seperti asinan, kataku
dan kau memelet-meletkan lidah
dengan hidung meler dan mata berair
bukan karena tangisan tapi panasnya cabe rawit
di rongga mulut mengepulkan desah
berkepanjangan karena napsu yang terbakar

akhirnya kau memilih menu cepat saji
seperti cinta di rumah bordil
keluar pada malam hari dengan selangkangan terbuka
tentang mimpi buruk raja singa

padahal kau inginkan tato kelinci
di lengan sebelah kanan
dengan lipatan-lipatan otot lelaki
tapi kau lupa jika dadamu
penuh tulang rusuk yang kering
seperti papan penggilesan
karena hidup yang pas-pasan

sebab hidup tak lagi punya pilihan
juga tak punya harapan
kecuali petualangan
di gang-gang kampung
di pusat kota sebagai pecundang



DPS 07 04 2016

TAK PEPAT


ada senja di bibirmu
merekah dalam warna jingga
bergetar mencumbu sisa waktu
tanpa pernah dapat kulumat
dan mengulumnya dengan penuh hasrat


rayuanku selalu saja tersekat
sebelum bibir langit barat terkatup rapat
ketika kau terlambat merapat
untuk dapat kupeluk erat-erat
di mana kita dapat bersidekap

tapi tak kubiarkan menjadi pepat
sebab kutahu meskipun jauh kau dekat


Denpasar 17 05 2016

Jumat, 13 Mei 2016

GADIS REMAJA DI LUAR PERADABAN


-- yuyun


gadis remaja itu telah bersemayam dalam diam
suaranya yang lembut dan manja lenyap sudah
duka yang dalam telah mengubur semua impiannya
bersama jasadnya, nista itu mengkafani dirinya
sebagai tumbal dari sebuah peradaban yang mabuk


gadis remaja itu seperti gadis remaja lainnya
tak dapat lagi menyembunyikan keperawanannya
di mana kodratnya sebagai seorang perempuan
telah tersingkap dan terintai di balik peradaban
di mana harga diri dan martabatnya dipertaruhkan

gadis remaja itu telah diperkosa oleh peradaban
di mana kita hanya dapat menyaksikan
setiap peristiwa sebagai sebuah kelalaian
hanya sebagai saksi untuk setiap penyesalan
dan diaminkannya di luar batas doa dan keyakinan



Denpasar 13 05 2016

Mimpi Kering dan Mimpi Basah


malam adalah ranjang yang terbuka
tempat seluruh mimpi dilelapkan
dengan dan tanpa rahasia ketika terjaga

apakah mimpi basah atau mimpi kering
tak perlu kau terjemahkan karena ada musimnya
kecuali jika sudah dan belum akhil baliq

Denpasar 07 05 2016

BILANGAN TAK TERHINGGA


kita pun kembali terdampar
pada sisa waktu yang terumbar
tanpa pernah kau tahu
jika aku telah melampaui waktu
agar kau dapat menjamah
seluruh lekuk rindu pada tubuhku


lihatlah, aku tak pernah malu
menelanjangi semua pertemuan
meskipun terkadang alpa
melepas setiap bibir dari desahan
tanpa sedikit pun perduli
jika harus menghisap setiap keyakinan
menelan pahit manisnya pertemuan

jarak tak jarang membuat kita tak bijak
kecuali mencuri setiap kesempatan
menjadi rangkaian ungkapan-ungkapan
dengan setiap lampiran sebagai alasan
hanya untuk melampiaskan kegagalan
jika sebuah impian terlepas dari genggaman

maka biarkan kita menyiangi keterjagaan
bukan ilusi dari sebuah halusinasi
bukan pula sebagai sebuah ilustrasi
di mana kata dan perbuatan
menjadi satu tindakan
di mana harapan dan kesetiaan
menjadi sebuah bilangan tak terhingga...
bukan sekadar perhitungan-perhitungan
untuk setiap pertemuan dan perpisahan
tapi keikhlasan memberi dan menerima


Denpasar, 04 05 2016

JADILAH


di manakah laut yang teduh
jika ombak menggulung
terhempas semua di tepian

di manakah sukma tersembunyi
jika raga terkulai
di antara angkara murka

di manakah tuhan sekalian alam
bagi jiwa-jiwa yang keruh
untuk dinubuatkan

tuhan kusebutkan nama-mu
dalam kepasrahan yang teguh
sesudah dan sebelum kuaminkan

dan atas seluruh kaumku
di atas semua keperempuanan
: jadilah!

Denpasar, 28 04 2016