Jumat, 24 Januari 2014

Kiblat Langit



keyakinanku telah tumbuh
dari sayap yang rapuh
pada kiblat langit yang terbuka
di sana telah kurentangkan
seluruh harapanku

sebab sabda langit adalah
kidung janji dari perjalanan kodrad
yang digariskan olehnya
dan terkandung pada setiap
denyut darah di nadiku
yang menghembuskan
seluruh napasku

dan aku akan melunasinya
dengan seluruh kerinduanku
sebab hanya itu memang
sisa yang kumiliki



Denpasar25012014

SABDA LANGIT




kini aku terbang sendiri menyusuri garis waktu
menembus lipatan-lipatan awan yang tebal
aku terbang dengan sayap yang rapuh
tapi aku tak ingin jatuh sebelum aku dapat
menyeberangi lintasan-lintasan pelangi

aku tahu sayapku tak sepanjang tubuh
tapi seluas langit yang membentang
dan sayap-sayapku akan terus mengepakkan
seluruh keyakinan, jika aku akan sampai
di pucuk-pucuk pada birunya langit

di sana aku tak akan goyah meskipun angin
akan menghembuskan badai
musim panas atau musim hujan
aku tak akan kuyup, aku tak akan terbakar

sebab aku tahu janjimu lebih indah
dari ribuan kicau burung-burung di udara
janjimu adalah suara kerinduan
dan sabda langit yang tak pernah runtuh



Denpasar24012014 – ilustrasi : google

Rabu, 22 Januari 2014

DI BALIK PINTU



kau telah menungguku di ballik pintu terbuka
tapi entah kenapa aku ragu melangkah masuk
dan bibirku kelu untuk mengucapkan salam

:"masuklah," katamu
( haruskah aku mengetuk meskipun pintu terbuka?)

entahlah, jalan serasa begitu panjang
untuk sampai ke dalam dirimu
meskipun kau telah memetakan semua
perjalanan pada tubuhku

: "masuklah... " katamu di ambang pintu

aku melepaskan seulas senyuman
sekedar menepis keraguan dalam diriku
dan kau merengkuhku ke dalam dirimu

(aku pun lenyap dalam desah napasmu.... )



Denpasar22012014- ilustrasi : google

Selasa, 21 Januari 2014

PENABUR GARAM




haruskah aku terus berlari sepanjang hari
di bibir pantai dengan kaca mata hitam
hanya untuk mengejar anak-anak ombak
yang hanya memercikkan butir-butir garam

haruskah aku membasuh seluruh lukaku
dan mengkumur mulutku yang penuh serapah
dengan air garam agar aku tak lagi berkeluh
hingga menjadi doa yang penuh berkah

haruskah aku menelan asinnya garam
dari lubuk jiwaku yang terdalam
yang menetes dari kedua sudut mataku
sebagai bumbu bagi kehidupanku yang tawar

haruskah aku menjadi garam di seluruh pantai
yang pernah aku singgahi di mana lelaki lautku
selalu mengajarkanku menghirup kebebasan
dengan penuh keikhlasan sebagai perempuan

haruskah setiap pertanyaanku menjadi garam
untuk mendapatkan setiap jawaban
haruskah pula aku terus mengenakan kacamata hitam
untuk menolak setiap cahaya yang membutakan mataku

: di sini, di tepi pantai ini,
aku hanya dapat mengasinkan diriku sendiri....




Denpasar20012014 - ilustrasi : google

Minggu, 19 Januari 2014

SATU BAYANGAN



datanglah padaku sekalipun kau harus melewati jalan berkabut
sebab tak ada kerinduan yang dapat dibendung
jika telah mengalir deras di setiap pembuluh darahmu

aku akan tetap berdiri di sini, di puncak keyakinanku
melihatmu datang dengan seulas senyuman
sebelum aku memagutnya dengan gairah
di selangkangan waktu setiap kali kita menyatu

sebab seluruh impian itu masih kusimpan dalam kenangan
dan aku tak akan pernah membukanya sebelum kau tiba
lalu berbisik padaku tentang sebuah aksara yang sederhana
tapi penuh makna untuk kau sematkan sebagai pertanda

: aku dan kau adalah satu bayangan dalam susah dan senang...!





Denpasar18012014- Ilustrasi : NA

My Joe 5

Joe,

sore ini, di antara langit mendung,
aku kembali membuka album lama
di mana kita pernah duduk bersama

sungguh begitu banyak kisah
yang kau bisikan padaku
dan aku menyimak semua
dengan mata yang terpejam
seraya menyandarkan kepalaku ke bahumu

ah, pada saat itu aku ingin waktu
tak cepat berlalu
hingga aku dapat benar-benar merasakan
semua kedamaian
itulah yang terindah bagiku bersamamu

dan aku berharap,
satu saat kita berada lagi di sana

aku ingin merasakan kembali kecupan lembutmu
di keningku dan juga di kedua mataku
lalu tanganmu yang selalu hangat
dengan genggaman kasihmu
membuat kehidupanku penuh warna

izinkan aku menutup album kita senja ini
tapi bukan berarti
aku menutup seluruh harapanku padamu
sebab kenangan itu jauh tersimpan
di album hatiku yang terdalam

salam senja joe....
aku selalu menunggumu di sini
dengan penuh kesetiaan




Senja di Pulau dewata medio 16012014

Jumat, 17 Januari 2014

AKU INGIN


aku ingin mengulum seulas senyum
meskipun langit mendung
dan matahari entah bersembunyi
di sudut langit mana

aku ingin terus melangkah
meskipun di jalan yang basah
sisa hujan semalam

aku ingin memetik waktu
seperti memetik bunga
dan merangkainya
agar aku mendapatkan keharumannya

aku ingin semua seperti apa adanya
tetapi penuh dengan makna
agar kehidupanku tetap terjaga




Denpasar18012014- ilustrasi : google