Kamis, 12 Mei 2016

KETIKA BULAN KESIANGAN 1


hanya semalam, bulan kesiangan
tanpa kau tahu, gaun yang kukenakan
telah menjadi kelambu malam yang membentang
di sana kau pun melihatku sebagai sesosok bayangan
menggeliat dan meliuk dalam kekelaman


sejak saat itu kau mengenalku sebagai batari durga
bukan lagi sebagai dewi uma yang bertapa di lautan luas
gelombang demi gelombang keresahan, menggulung
hasrat demi hasrat membuih-buihkan naluri purbaku
hingga seluruh kahyangan terguncang di atas pelaminan

langit pun seketika menjadi lebih kelam dari malam
dan bulan kesiangan menuju ke peraduan
di mana percintaan tak dapat lagi merayu
semua kerinduan kecuali menghempaskan
aku dan kau dalam ketiadaan tanpa batas


Denpasar, 26 04 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar