Jumat, 07 Juni 2013

Beranda Kupu-kupu




   sudah kubisikkan di tepi telingamu
    tentang makna sebuah mimpi
    tapi kau bergegas melewati batas malam
    dan kau memilih duduk di sana
    di antara kesendirian dan bayangan

    di pusat impian kau mencoba memetik
    setiap igauan tapi aku hanya dapat
    menaburkan senyuman sebagai bunga
    dari setiap percakapan yang kau inginkan

    tapi kau kemudian memperangkapku
    dengan tatapanmu yang dalam menghujam
    hingga seluruh jiwaku bergetar
    dan seluruh sayap impianku retas
    tanpa ruang celah di antara pintu dan jendela
    di mana aku dapat melepaskan diri

    dan di beranda itu, kau hanya temukan
    bayanganku terkapar tanpa sayap
    karena aku tak dapat lagi memberimu
    sebuah isyarat yang dapat kau pahami
    jika aku hanyalah tamu dari seluruh
    impian yang kukisahkan padamu

    (dan kau memang tak pernah ingin mempercayainya!)



 Dps08062017- ilustrasi : na



Tidak ada komentar:

Posting Komentar