Rabu, 19 Juni 2013

Menabur Senja






telah kutabur senja dengan
percakapan yang sederahana
tentang warnanya yang jingga
membias selalu di tepi cakrawala

di sana kita selalu saling menyapa
tentang harapan dan cinta
dan impian yang selalu tertunda
dari sebuah pertemuan rahasia

kau dan aku pun hanya dapat
mengurai seluruh kisah  dengan
bisikkan-bisikkan mesra sambil
memeta kembali seluruh perjalanan kita

sebuah peta kenangan yang kelak
kita bacakan bersama dengan
bahasa puisi yang selalu kita dulang
dengan penuh kemesraan

tunggulah aku di ujung senja itu
dan aku akan tiba di sana
membawa senja yang lebih jingga
dari kerinduan  kita bersama


Dps19062013- ilustrasi : google

Tidak ada komentar:

Posting Komentar