Senin, 27 Agustus 2018

MAHAR

mahar apa yang harus kuberikan
ketika semua menjadi begitu hambar
untuk apalagi aku menawar
jika tak ada lagi pelaminan
untuk bersanding
ketika bantal dan guling kau tukarkan


kini aku bukan lagi pedagang keliling
untuk menggadaikan semua marwah
setelah semua jatuh tempo
dan aku melihatmu bermain koprol bambu
di luar musim sebagai pedagang sapi

maka aku memilih bernyanyi di luar kamar
meski dengan suara yang sumbang
tentang sebuah mahar yang ingkar
dan tak dapat lagi diikrarkan
dalam sebuah perjanjian tak tertuliskan
aku tak perduli menjadi makar

Denpasar 14 01 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar