Jumat, 20 September 2013

MENGGANTANG ASAP 1




masih jugakah kau menggantang asap
padahal kau tahu musim telah melepas tangkainya
dan haruskah aku menepuk-nepuk angin

lihatlah di cermin tak kutemukan lagi wajahku
bagaimana mungkin aku dapat menyiangi diriku
jika selalu saja kau pecahkan dalam
setiap percakapan yang tak pernah selesai

kini aku hanya dapat membuka telapak tanganku
menyusuri jejak angin dengan hembusan mantera
hanya untuk menyusuri jejakmu yang hilang

tetapi kau selalu saja membuat pusaran waktu
dan menggulung setiap persoalan
bukan untuk memahami diriku tatapi dirimu
tanpa sedikit pun kau memberi ruang untukku

lalu kapan aku dapat meredakan kebinalanku
jika kau terus saja menggantang asap
tanpa pernah kutahu darimana asal api?

dan jangan salahkan aku jika telapak angin
tak lagi menghembuskan gairah di mana kita
pernah melumurkan seluruh harapan
dan aku masih terperangkap di selangkangan malam




Dps20092013 - ilustrasi : Na google

Tidak ada komentar:

Posting Komentar