Kamis, 02 Mei 2013

Geliat Bayang Masa Lalu




masih kukenang kisah itu, ketika bayangku terselip
pada sendal jepit di magrib itu, di sebuah taman
di antara temaram lampu-lampu, kulipat tanganku
di pundakmu dengan penuh kemesraan

dan kau menggamit pinggangku hingga aku
menggelinjang penuh kehangatan dalam pelukmu
seraya kuberbisik lirih di tepi telingamu
tentang kesetiaanku yang telah menjadi milikmu
dan kulepaskan selendang penutup dadaku

"Ya, derit ranjang itu kembali terdengar olehku
di antara sisa helaan nafas yang memburu!"

pada saat itu aku meliuk tajam dengan desahan tertahan
ketika kau lumati seluruh impianku, hingga membuatku terengah
menikmati gairah laut yang buas yang terus menghempas
dan membuatku nyaris karam di kedalaman buaian puisi

dan akhirnya kita pun terkapar di atas pasir,
di tepi pantai kerinduan dengan tubuh telanjang
di sana jejakku dan jejakmu masih terurai
dan selalu kukenang dengan penuh kehangatan


DPS17042013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar