Jumat, 03 Mei 2013

Puisi Piring dan Gelas



di ruang makan, piring dan gelas
kau pecahkan menjadi
kepingan-kepingan puisi di lantai
ketika kau melihat dirimu
memantul dalam bayangan
di mana kau menyajikan seluruh
impianmu dalam kesendirian

di ruang makan, piring dan gelas
kau mencoba memungut setiap
kepingan puisi yang hancur
dan kau basuh dengan airmata
ketika terbayang olehmu
bagaimana kau hanya mencuci
seluruh kasih sayangmu hanya
menyisakan tulang-tulang ikan
yang tersekat pada jalan napasmu

di ruang makan, piring dan gelas
telah kau tata berulang-ulang
hanya untuk menyajikan kasih sayang
tetapi di situ tak pernah kau rasakan
bagaimana melahap dan meneguk
setiap impian kecuali berbagi keikhlasan
bukan untuk dirimu sendiri
mesikipun kau merindukannya
entah sampai kapan, tak pernah kau tahu
dan tanpa pernah kau ingin tahu


Dps24042013-ilustrasi:google

Tidak ada komentar:

Posting Komentar