Minggu, 28 April 2013

Didekap Malam




malam mendekapku dalam kesendirian
dengan udaranya yang pengap
kegelisah pun merayapi sekujur tubuhku
dan waktu seperti menghisap kewanitaanku

aku pun hanya dapat menggeliat
dan menyesali sebuah penantian panjang
menunggu keremangan menjamahku
dengan sisa-sisa puisi yang terunda

kekasih malamku, rengkuhlah aku
dengan seluruh igauanmu, hingga aku tahu
di mana celah-celah mimpi itu tersembunyi
sekedar penawar rasa yang membeku


Dps05112012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar